This blog still in the development stage, by Pascal Sapari

Smoga anda suka dengan gambar-gambar ini

Blog Masih Dalam Tahap Pengembangan :)

Smoga anda suka dengan gambar-gambar ini

Blog Masih Dalam Tahap Pengembangan :)

Smoga anda suka dengan gambar-gambar ini

Blog Masih Dalam Tahap Pengembangan :)

Smoga anda suka dengan gambar-gambar ini

Blog Masih Dalam Tahap Pengembangan :)

Smoga anda suka dengan gambar-gambar ini

Blog Masih Dalam Tahap Pengembangan :)

Sunday, 20 January 2013

Manusia Bukan Penduduk Asli Bumi


Para ilmuwan menguak, manusia dan segala mahluk di dalamnya mungkin adalah pendatang di planet biru. Ini terkait dengan asal-usul kehidupan di Bumi. Para ilmuwan berteori, mikroba ekstraterresterial mungkin telah membawa kehidupan di Bumi, setelah menempuh perjalanan di luar angkasa selama jutaan tahun.

Teori tersebut berdasarkan kalkulasi yang menunjukkan, kemungkinan besar fragmen batuan dari sistem tata surya lain mendarat ke Bumi. Beberapa dari mereka bisa jadi mengandung mikroorganisme, demikian ditulis ahli dalam jurnal Astrobiology.
zazzle.com


Penelitian menunjukkan, mahluk sejenis kumbang yang dalam kondisi dormant alias tidak aktif tapi masih bernyawa, bisa selamat dalam perjalanan panjang ruang angkasa, meski berada dalam tingkat radiasi kosmik yang tinggi.

Tak hanya menuju bumi, mahluk hidup sederhana itu mungkin juga telah melakukan perjalanan dari Bumi ke planet lain di luar Tata Surya. Proses tersebut disebut sebagai lithopanspermia. Yang juga bisa berarti alam semesta dipenuhi kehidupan serupa di Bumi.

"Studi kami mengungkap lithopanspermia mungkin terjadi, ini mungkin makalah pertama yang  mendemonstrasikan soal itu," kata peneliti utama, Dr Edward Belbruno, dari Princeton University, Amerika Serikat. "Jika mekanisme ini benar, maka ia memiliki implikasi terhadap kehidupan di alam semesta secara keseluruhan. Itu bisa terjadi di manapun.

Erupsi gunung berapi dahsyat, tabrakan meteor, dan tubrukan antar benda langit membuat fragmen batuan dari sebuah planet terbang ke luar angkasa.

Diduga, saat saat Tata Surya masih muda, dan Matahari jauh lebih dekat dengan para tetangganya dibanding sekarang, sejumlah puing-puing bisa jadi dipertukarkan antar planet yang mengorbit ke bintang berbeda.

Puing itu melakukan perjalanan relatif lambat, memberi peluang untuk tertangkap oleh gravitasi planet di dekatnya.


Simulasi Teori

Untuk mengurai teori ini, para peneliti menggunakan program komputer untuk melakukan simulasi gugus bintang di mana Matahari lahir. Mereka menemukan, fragmen batu yang terlontar dari Tata Surya dan tetangga terdekatnya, dengan perbandingan antara lima sampai 12 dari 10.000 puing bisa ditangkap planet yang lain.

Selama periode 10 juta hingga 90 juta tahun, diperkirakan antara 100 triliun dan 30 kuadriliun  benda dengan bobot lebih dari 10 kilogram telah melaui proses transfer seperti ini.

cansars.blogspot.com


Ilmuwan menduga, organisme yang sampai di Bumi menemui sebuah lingkungan yang ditutupi air. Bumi memiliki air di permukaannya sejak Tata Surya baru berusia 288 juta tahun, membuat planet biru siap untuk menerima mikroba alien.

Penulis lain, Dr Amaya Moro-Martin, astronom dari  Centro de Astrobiologia, Spanyol mengatakan, studi mereka berhenti ke tahap di mana material padat yang terlontar dari suatu planet, tiba di planet kedua.

Sementara, dia menambahkan, proses lithopanspermia bisa terjadi jika material itu mendarat di planet di mana kehidupan bisa berkembang.

"Studi kami tidak membuktikan lithopanspermia benar-benar terjadi, tetapi menunjukkan bahwa itu adalah kemungkinan yang terbuka," kata dia.






Sumber:

Ikan Piranha diKalahkan?



Giant Snakehead, demikian orang Inggris menyebutnya. Salah satu ikan jenis ini akhirnya tertangkap oleh seorang pemancing di Lincolnshire, Inggris. Ikan ini juga dijuluki "gangster"-nya ikan. Karena ia memakan segala yang terlihat olehnya, bahkan dilaporkan pernah membunuh manusia.

Hebatnya lagi, snakehead bisa berjalan di daratan, khususnya di malam hari saat musim kemarau, mencari tempat yang masih berair. Bila keadaan sangat kering, ikan ini bisa dengan terpaksa mengubur dirinya dalam lumpur menunggu hingga tempat itu kembali berair. Snakehead memang memiliki kemampuan bernapas langsung berkat organ labirin.




Ikan ini pertama kali ditangkap oleh Andy Alder dari Lincoln. Tanpa sengaja ia menangkap ikan sepanjang 60 cm ini ketika ia sedang memancing di sungai Witham dekat Hykeham Utara, Inggris. (Snakehead bisa tumbuh maksimal sekitar 1 meter).

"Ikan itu memiliki mulut penuh dengan gigi setajam silet. Sejujurnya, saya takut setengah mati. Setelah ditemukan, ikan ini bukan saja membuat panik para pemancing saja namun juga para aktivis konservasi alam," ungkap Andy Alder.

Ben Weir, seorang wartawan dari majalah memancing berkata,"Selama hidupku bekerja di bidang pemancingan, aku belum pernah mendengar banyak suara kekuatiran seperti sekarang. Ikan ini nyata dan mereka tidak segan-segan menyerang manusia untuk melindungi anak-anak mereka. Para ahli telah meneliti foto-foto ikan ini dan mengkonfirmasi bahwa ikan ini adalah predator sejati. 

 sonimancing.blogspot.com


Sekarang, ikan ini telah masuk dalam daftar hitam spesies yang dilarang untuk diimpor di Inggris. Walau tetap ada kekuatiran bahwa ikan ini dapat diselundupkan untuk hewan piaraan akuarium dan kemudian dilepaskan secara ilegal.

Snakehead tidak hanya membuat takut di Inggris, tetapi juga hingga Amerika. Di negerinya Obama, ikan ini mendapat julukan lebih seram, "Franken Fish". Memang, sebagai predator segala mahluk yang ada di air, cocok menyandang sebutan itu karena benar-benar seperti monster.


info-infos.co.cc


Di tahun 2002, perairan di Amerika Serikat dibuat panik dan kacau akibat kemunculan si ikan monster.  Sehingga para penembak jitu disiapkan di pinggir sungai untuk menembaki mereka. Pada waktu itu, air sungai dipenuhi oleh darah untuk memancing mereka keluar.

Cukup mengagetkan, ikan tersebut bukan asli Amerika atau Eropa, melainkan impor dari kawasan Asia Tenggara. Ya, ikan ini ternyata banyak di Indonesia dan kita menyebutnya: IKAN GABUS.

Aduh mister... kalau di sini, ikan ini ada yang dibuat jadi kerupuk, pempek, pepes tempoyak, atau menu "Gabus Pucung" - makanan khas etnis Betawi di Jakarta. Ternyata orang Indonesia lebih hebat, kan? Saat orang Amerika dan Inggris ketakutan dengan si monster, kita malah menjadikannya santapan.




Sumber:
pernakpernik


Penerbangan yang satu ini mungkin masuk rekor tersingkat di dunia. Hanya butuh waktu 47 detik dari satu bandara ke bandara tujuan.

Bukan karena menggunakan pesawat tercepat, tapi jaraknya terlalu dekat. Penerbangan yang dimaksud yakni  antara Westray dan Papa Westray Skotlandia. Saking pendeknya jarak tempuh, penerbangan ini dibaratkan bisa dijalani hanya dengan kedipan mata.



Dengan jarak tempuh sekitar 2,8 kilometer antarbandara, durasi penerbangan biasanya berlangsung kurang dari 2 menit, tapi bergantung pada arah angin.

Rute yang dijalani Maskapai Loganair ini mengangkut penumpang dan barang. Layanan antarpulau untuk wilayah Orkey telah ada sejak 1967.

Semenjak 2011, semakin banyak orang yang berminat menjalani rute-rute pendek tersebut. Alasannya karena Papa Westray adalah objek wisata favorit di Inggris - diungkapkan penulis perjalanan Bill Bryson.







Sumber: